Recovery Server dikenakan biaya layanan mulai 1 Februari 2014

Dear Mitra kami yang terhormat,

Dengan adanya pembenahan layanan kami, mulai 1 Februari 2014, recovery server akibat mati listrik, terkena virus, dan faktor eksternal lainnya dikenakan biaya Rp. 1.000.000+PPn untuk 1x permintaan jasa tambahan. Proses recovery sudah termasuk backup/restore database, reindex, chkdsk, scan virus dan pemindahan data ke komputer lain.

Pada prinsipnya, segala kerusakan atau problem yang terjadi akibat mati listrik, terkena virus, dan faktor eksternal lainnya di luar tanggung jawab support. Jika dilimpahkan kepada kami, akan dikenakan biaya untuk jasa tambahan. Oleh sebab itu mohon diantisipasi supaya problem tersebut tidak terjadi dan tidak berulang.

Pekerjaan recovery server dapat dilakukan secara remote maupun datang ke lokasi. Jika Anda membutuhkan teknisi kami datang ke lokasi, prosedurnya sama dengan Work Order dan dikenakan biaya transportasi dan akomodasi untuk minimal 2 hari.

Hasil dari pekerjaan ini adalah server Anda dapat dijalankan kembali secara normal menggunakan backup data terakhir yang tersedia.

Prosedur untuk Recovery Server secara remote adalah sebagai berikut:

  1. User login ke Client Area dan membuat tiket ke bagian support.
  2. Teknisi kami melakukan recovery server secara remote berdasarkan tiket dari user.
  3. Bagian Admin membuat Invoice dengan tanggal jatuh tempo +3 hari dari tanggal tiket dibuat.
  4. User melakukan pembayaran Invoice.

Prosedur untuk Recovery Server ke lokasi sama dengan membuat Work Order.

Kami berharap Anda tidak pernah mengalami masalah kerusakan data akibat mati listrik, virus, dan lain-lainnya.

Terima kasih untuk perhatian dan kerjasamanya.

Salam.

Sumber: https://sandiloka.com/members/announcements.php?id=11

Leave a Reply